Tentang alat ini
Mengonversi warna cetak CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Key/Black) menjadi warna layar RGB (Merah, Hijau, Biru). CMYK digunakan dalam desain cetak (cetak offset, cetak digital), sedangkan RGB digunakan untuk tampilan digital (web, seluler, TV). Alat ini membantu menjembatani kesenjangan antara alur kerja warna cetak dan digital.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Mengapa warna terlihat berbeda di CMYK vs RGB?
- CMYK (subtraktif) dan RGB (aditif) menggunakan model warna yang berbeda secara mendasar. CMYK memiliki gamut warna yang lebih kecil — beberapa warna RGB cerah (hijau neon, biru elektrik) tidak dapat direproduksi secara akurat dalam cetakan CMYK. Alat ini memberikan perkiraan RGB terdekat.
- Kapan saya memerlukan konversi CMYK ke RGB?
- Saat mengadaptasi desain cetak untuk penggunaan web/digital, melihat pratinjau warna cetak di layar, mengubah pedoman merek dari spesifikasi CMYK cetak ke kode hex web, atau mengimpor aset cetak ke alat desain digital.
- Apakah konversinya tepat secara matematis?
- Rumus matematika (R = 255 × (1-C) × (1-K)) memberikan perkiraan yang mendekati. Untuk pekerjaan yang kritis terhadap warna, gunakan profil warna ICC dalam perangkat lunak profesional seperti Adobe Photoshop, karena hasil cetakan sebenarnya bergantung pada tinta, kertas, dan kalibrasi mesin cetak.
- Apa itu saluran K (Kunci)?
- K mewakili tinta hitam. Meskipun menggabungkan C, M, dan Y pada 100% secara teoritis menghasilkan warna hitam, tinta asli menghasilkan warna coklat berlumpur. Menambahkan saluran hitam khusus (K) menghasilkan warna hitam pekat dan menghemat tinta warna yang mahal dalam pencetakan.